6 Cara Menyusutkan Porsi Makanmu – Tanpa Merasa Kelaparan!

Gaya hidup memang menjadi salah satu alasan utama tumbuhnya penyakit-penyakit degenerative di negara-negara maju. Bagaimana tidak, pola makan fast food yang begitu tinggi di negara itu dan dalam jumlah besar. Apalagi dengan kenyataan beberapa decade terakhir ini, porsi makanan di US semakin bertambah besar dan besar. Tahun 1960-an ada 45% orang Amerika yg overweight dan obes, sekarang angka itu sudah mendekati 70%!

Dulu, 20 tahun yang lalu sebuah cheeseburger mengandung sekitar 330 Kal, sekarang menjadi 590. Kentang goreng duluuu 20 thn silam, dengan standar porsi 2,4 ounce mengandung 210 Kalori, sekarang standar ordernya adalah 6,9 ounce yang mengandung 610 Kalori. Yaaa, kita hidup di era dengan budaya makan banyak dalam sekali makan. (padahal kita makan berapa kali hayoo?)

Sebuah studi oleh American Jurnal of Clinical Nutrition menemukan bahwa wanita yang mengurangi porsi makan mereka sebanyak 25% dapat memangkas 250 Kalori sehari – di mana itu cukup menolong mereka menghilangkan seperempat kg BB dalam seminggu dan tetap membuat mereka merasa kenyang. Jadi, selain apa yang kamu makan, perhatikan juga porsinya yaa!

1. Salah satu cara terbaik untuk memulai mengatur porsi makan adalah ber-KENALAN-lah dengan apa itu PORSI.

Gimana kita bisa bersahabat kalau kenal saja tidak? :D Seperti apakah penampakan 1 porsi itu?

Grain Products:
1 cup of cereal flakes = fist
1 pancake = compact disc
1/2 cup of cooked rice, pasta or potato = 1/2 baseball
1 slice of bread = cassette tape
1 piece of cornbread = bar of soap

Vegetables and Fruit:
1 cup of salad greens = baseball
1 baked potato = fist
1 medium fruit = baseball
1/2 cup of fresh fruit = 1/2 baseball
1/4 cup of raisins = large egg

Dairy and Cheese:
1 1/2 oz. cheese = 4 stacked dice or 2 cheese slices
1/2 cup of ice cream = 1/2 baseball

Fats? 1 tsp. margarine or spreads = 1 dice

Meat and Alternatives:
3 oz. meat, fish or poultry = deck of cards
3 oz. grilled/baked fish = checkbook
2 Tbsp. peanut butter = ping pong ball

2. Sebelum makan, bagilah piring kita

Kalau piring kita dibagi-bagi, kita makan pakai apa donggg?

Maksudnya bukan dibagi ke orang-orang tapi dibagi jadi beberapa bagian. Kita seperti membuat garis imajiner di piring kita sehingga bagian piring itu terbagi dua sama besar. Secara otomatis, penuhilah satu sisi dengan buah-buahan atau sayur, atau bisa juga kombinasi keduanya. Nah, sisanya masih ada setengah bagian piring lagi untuk protein dan pati dengan ukuran yang sama.

Cara ini bisa membantu kalian untuk mulai melihat seperti apakah makanan yang seimbang itu. Lalu bagaimana dengan spaghetti dan bakso? Steak dan Kentang? Ternyata mereka baru setengah dari makanan kita, belum komplit tanpa buah dan sayur.

Susah bayanginnya? Itu artinya kalian harus meningkatkan daya imajinatif kalian teman-teman :p. Tontonlah film kartun lebih sering, itu masih lebih baik daripada sinetron cinta-cintaan Endonesa yang selalu memasangkan pembantu dengan majikan, sopir dengan orang kaya, gadis desa dengan orang kaya kota, dan adegan mata melotot zoon in zoom out. Percaya itu akan menjatuhkan daya kreatif kalian.

Nih, biar gampang mbayanginnya, kaya gini kurang lebih ilustrasinya.

DietDividedPlate

Tidak perlu beli piring seperti ini, cukup bayangin aja piringmu jadi seperti ini🙂

3. Matikan TV, computer, atau gadget kerenmu itu!

Oke-oke tenang, saya tidak bermaksud mengikuti kampanye boikot TV endonesa. Maksud saya, kurangi itu semua karena bisa mengalihkan perhatianmu dari seberapa banyak kamu makan. Semakin sering kamu nonton TV, semakin cenderung pula kamu makan.

Ada penelitian yang membandingkan seberapa banyak penonton makan popcorn selama setengah jam acara atau satu jam acara panjang. Mereka yang menonton TV lebih lama makan 28% popcorn lebih banyak.

Solusinya, singirkan sajen-sajen di sekitaran ruang TV-mu. Apalagi, kalau kalian suka nonton bola.

4. Menge-set meja makan yang kecil

Bagaimana kamu menge-set meja makanmu ternyata mempengaruhi seberapa banyak kalori yang kamu makan. Jadi, mulai berkreasilah menata meja makan dan peralatan makanmu. Pada kenyataannya, penelitian menunjukkan bahwa mengganti piring ukuran 12 inci dengan yang 10 inci dapat mengurangi banyaknya makanan yang kamu makan sekitar 22%. Hanya dengan menggunakan piring yang lebih kecil, kamu dapat menipu otakmu buat berpikir kalau kamu udah puas sama kalori lebih sedikit!

Yak saya pun begitu, lebih puas menghabiskan makan satu piring penuh (piring kecil) daripada menghabiskan makanan yang terkesan sedikit karena diletakkan di piring lebih lebar meskipun jumlah keduanya sama.

5. Lupakan Gaya Keluarga

Makan di atas meja akan menyebabkan orang lebih sering mengambil lebih daripada makan dari makanan yang di meja. Maksudnya kita mengambil makanan di meja saji, kemudian kita makan di meja atau tempat lain. Seperti kalau di warung makan ramesan gitu maksudnya karena tidak ada kecenderungan untuk mengambil lagi dan lagi.

(Mungkin ini agak susah ya, karena budaya di negara kita seperti itu. Makan ga makan kumpul. Biasanya makanan akan dihidangkan di atas meja, atau style lain yang tanpa meja, makanan dihidangkan di bawah dan kita akan duduk melingkari hidangan itu dan makan bareng di situ, lesehan).

Di luar susah atau tidak susah, saya akan tetap menyampaikan hehe,, sebuah studi menunjukkan bahwa laki-laki makan 29% lebih banyak ketika hidangan ada di atas meja daripada sistem ambil makan di konter. Wanita makan 10% lebih banyak ketika hidangan disediakan di atas meja makan.

Jadi, untuk mengatasinya, penuhi piringmu di konter/tempat di mana makanan disajikan, lalu bawalah piring makananmu ke meja makan. Biarkan meja makanmu kosong dari sajian hidangan itu, hanya piring makanmu saja.

6. Makan malam keluar? Doggie-bag it!

Salah satu jebakan porsi besar adalah ketika makan malam di luar. Setuju?

Yaaa, saya setuju sekali dengan ini. Kalau ketemu tempat makan yang porsinya porsi kuli, bungkuslah separuhnya. Ga usah malu karena saya sering melakukan ini. Ini bukan berarti saya malu-malu in yaa  :(

 Perlu kamu tau, cara ini banyak sekali manfaatnya:

  1. Kamu tidak perlu pulang dengan membungkuk2kan badan atau menyeret-nyeret kaki karena kekenyangan. Itu sudah menyelamatkan image kamu sebagai orang keren.
  2. Kamu akan menjadi orang yang disayang Allah karena kamu tidak membuang-buang makanan, padahal kamu tahu di luar sana, di perempatan jalan yang sering kamu lalui masih banyak orang meminta-minta uang atau makan karena kelaparan. Dan kamu akan dicatat malaikat sebagai orang yang mensyukuri nikmat.
  3. Kamu sudah membantu bapak-bapak cleaning servis karena mereka tidak perlu repot-repot membersihkan piring dari makanmu yang tidak habis itu.
  4. Apakah kamu pernah berpikir kalau kamu sering menyakiti pelayan restoran? Mereka yang setiap hari mengantar-antar makanan enak itu belum tentu bisa makan makanan enak dan mahal itu, eeeh kamu seenak udel membuang-buang makanan itu dengan alasan kamu sudah kenyang. Pikirkan, itu, dengan kamu membungkus makanan tidak habismu itu kamu sudah menolong para pelayan itu dari sakit hati. Kamu harus bisa berpikir panjang sebelum kamu bertindak!
  5. Kamu bisa nyenengin orang di rumah karena dapat oleh-oleh makanan enak dari kamu. Apalagi kalau kamu anak kos, kamu bagaikan malaikat penolong bagi teman-teman kosmu. Karena kamu telah menyelamatkan mereka dari ritual warung burjo atau warung mie instan setiap malam.

Kalau kamu emang malu buat membungkus dan membawa pulang makanan, maka kamu harus melakukan hal ini. Cara ini juga sering saya lakukan kalau makan di luar dan belum jelas bentuk makanannya seprti apa dan seberapa besar.

  1. Tanya ke pelayan porsi makanannya besar atau kecil, kalau besar, pesen ke pelayannya untuk mengurangi porsinya. Atau pesen setengah porsi aja.
  2. Atau kalau kamu hemat, pesen satu buat berdua aja, terus kamu pinjem piring kosong hahaaa. Hemat kaan

Oke, cukup sekian penjabaran dari artikel yang saya baca. Semoga bisa membantu kamu yang lagi menjaga pola makan.

Semoga harimu semakin sehat kawan😀

Sumber:
http://www.appforhealth.com/2014/04/six-ways-shrink-portions-without-feeling-hungry/

 

This entry was posted in food and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s