Time is over

Jodoh, rizki, hidup, dan mati adalah rahasia Allah. Seberapapun manusia menolak jika itu memang sudah ditetapkan olehNya maka kita tak dpt mengingkarinya.

Kematian. Suatu kata yg tak asing bagi kita. Kata yg sering kita dengar, sesering itu pula kita berusaha menghindarinya. Menghindari membicarakannya, pamali, kata sebagian orang. Takut, mengerikan, kata sbagian yg lain.

Masih lama. Kita masih muda. Saya sehat-sehat saja kok. Simbah saya saja masih ada, giliran saya berarti masih lama!

Eits, emangnya Tuhan hanya mengambil yg tua-tua aja? Emang yg remaja ga bisa nduluin yg tua? Di Tangan Allah semua mudah.

Eh bapak-nya fulanah meninggal | innalillahi wa innailaihi raji’un, sakit apa?

Ya, biasanya pertanyaan itu yg pertama terlintas di kepala kita. Sakit apa. Saya kurang setuju, mindset kita selalu seerti itu. Menurut saya, Allah tidak membutuhkan penyebab untuk mendatangkan akibat. Bukan karena sakit apa, bukan karena tertabrak apa, bukan karena apa-apa yg lain, tapi karena Allah emang sudah menetapkan hanya sampai detik itulah kehidupannya. Time is over.

Jadi, tidak perlu harus sakit dulu, tidak perlu harus tua dulu, tidak perlu harus tertabrak dulu. Kapanpun, di manapun, bagaimana pun, Semua telah tercatat rapi di Lauh Mahfuz.

Jangan takut utk memikirkan dan merenungkan kematian. Dengan kita selalu memikirkan dan merenungkannya, akan jadi alarm bagi kita dalam berbuat sia-sia dan dosa.

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un

Sebuah Renungan.

Sahabat fillah, saudaraku, adikku, semoga Allah snantiasa mengampuni sgala dosa, kesalahan, kekhilafan ayahanda. Khusnul khotimah. Semoga, sakit yg sempat diderita menjadi penghapus dosa-dosanya. Semoga segala amal perbuatan beliau di dunia dapat menjadi penolong kelak ketika hari pembalasan tiba. Semoga engkau dan keluarga snantiasa berbaik sangka kepada Allah. Ikhlas.
Tetaplah menjadi bunga yg kan snantiasa mengalirkan untaian amal untuknya, wahai sahabat sholihah.

saya pun tak tahu, kapan malaikat izrail akan menghampiri. Maafkan segala salah saya. Maaf jika ada hutang yg benar2 tidak saya ingat dan belum terbayarkan. Maafkan jika lisan sering mengiris hati. Maafkan jika tulisan2 melukai perasaan. Maafkan. Dan doakan agar lebih baik.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s