Kamu boleh kok takut

Rasa takut yang kadangkala datang meyergap kita, seringkali membuat kita tertanggu. Namun, tidak semua rasa takut itu buruk kok. Ada rasa takut yang justru menyelamatkan kita, karena rasa takut ini yang akan selalu menghindarkan kita dari bahaya. Bahaya Maksiat. Ya, tentu saja yang saya maksud di sini adalah rasa takut kita kepada Allah. Justru rasa ini wajib kita miliki sebagai filter kita dalam berbuat.

Menurut penuturan Pak Ustadz kemarin pas kuliah subuh di Masjid, ada 3 jenis takut yang bisa menyelamatkan manusia dari jurang kemaksiatan.

  1. Rasa takut yang menjauhkan kita dari maksiat
  2. Rasa takut yang menyadarkan kita ketika akan berbuat maksiat
  3. rasa takut yang membuat kita bertobat setelah berbuat maksiat

Yang pertama, rasa takut kepada Allah ini akan menuntun kita untuk berbuat jauh-jauh dari maksiat. Jadi, orang yang selalu takut pada Allah, dalam gerak gerik kehidupannya akan senantiasa terjaga dan enggan berbuat kejahatan, meskipun ada kesempatan dan tidak ada orang lain yang tahu.

Alkisah pada jaman amirul mukminin Umar bin Khatab, beliau mendatangi seorang pemuda yang sedang menggembala kambing. Kambing yang digembalanya berjumlah sangat banyak. Saat itu, Khalifah Umar bertanya kepadanya bermaksud ingin membeli kambingnya. “Bagaimana saya bisa menjual kepada anda sedangkan ini bukan kambing-kambing saya?” Umar pun mulai menge-test si pemuda ini, “Hmm, begitu ya. kalau begitu berikan kepadaku satu saja, aku akan membayarnya. toh, tidak ada yang tahu dan pemiliknya tidak akan jeli jika kambing-kambingnya berkurang satu”. Apa jawaban si penggembala? “Memang tidak ada orang yang melihat kita saat ini, namun bagaimana dengan Allah? Saya takut kepadaNya karena Dia akan tetap bisa melihat apa yang kuperbuat”

keren ya

itulah takut yang pertama, sedangkan yang kedua, rasa takut yang dapat menyelamatkan kita ketika akan berbuat maksiat. Kisah kedua ini saya agak lupa, intinya ada seorang wanita yang kaya, pada suatu saat kekayaannya hilang dan dia terlibat hutang yang sangat banyak. Akhirnya ada pemuda yang menawarkan bantuan akan tetapi dia harus mau berzina dengannya. Karena sang wanita sudah tidak tau harus berbuat apa dan tidak punya apa-apa akhirnya dia menyetujui. Ketika pemuda tadi akan mulai melancarkan aksinya, sedikit lagi akan terjadi perzinaan, sang wanita tadi mengatakan, wahai pemuda, tidak takutkah engkau kepada Allah? Seketika itu, dia tersadar dan langsung pergi meninggalkan si wanita tanpa pernah kembali dan meminta pengembalian dari si wanita lagi. Karena apa? Karena rasa takutnya kepada Allah yg menyadarkannya ketika kemaksiatan sudah di depan mata.

Yang terakhir adalah rasa takut yang membuat kita bertobat dari kemaksiatan. kisah ini menceritakan pemuda yang terkurung dalam sebuah gua karena tertutup oleh batuan besar. tidak tahu cara apalagi yang harus dia lakukan untuk menggeser batu itu, maka dia berdoa kepada Allah. Dia menceritakan kepada Allah tentang sebuah dosa besarnya, dia mengakui kesalahannya itu kepada Allah, takut, memohonlah dia kepada Allah ampunan, bertobat kepada Allah, bertobat yang sebenar-benarnya, dan meminta agar dikeluarkan dari gua tersebut. Akhirnya atas ijin Allah, batu besar itu pun bergeser dan dia bisa keluar.

ya, itu tadi sedikit rangkuman kultum subuh oleh Pak Rosyid saat subuhan. Sungguh, kita boleh memiliki rasa takut. Tapi ingat bukan takut macam di tipi-tipi, takut setan, takut pas malam-malam sendirian, takut pegang belut, takut ga jelas lainnya :p Tapi Takutlah kita pada satu DZAT, yang Maha Pencipta, Maha Melihat, Allah azza wa jalla!

This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s